Feeds:
Posts
Comments

Nov 17, 2011

huaaaa =(

ga ngerti ga ngerti…

sedih banget…

rasanya mo keluarin air mata saja… tp ga kuar-kuar

terasa di peras hati ini…

 

The Second Nightmare

The feelings have not been loved by the others..
Makes me to Hide, And..
I’m Tired to hiding.
This Nightmare, This Depressed, The Second thought..

Will it free me?
Free by the death?

=)

It’s Hurt Right?

Sekarang dia sudah tidak mengenalku lagi.. bahkan bertemu saja dia tidak menyapaku.. walau sudah melihat ku.

yah, memang aku bukan lagi temannya.. tapi aku sempat menyapanya.. begitunya dirinya yang sangat tidak adil.

semua kesedihannya sudah ada yg menapungnya dan menemaninya.. lamban ia pergi dari ku seutuhnya, dan merasakan keberadaan orang lain.

Sekarang.. yang kulakukan hanya berdiam dalam hati kecilku.. seperti dahulu kala ketika aku mencintainya, ketika dia bersama orang lain. dan terulang lagi.. hatiku hanya berdiam.

Sudah saatnya aku menjauh..

Seberapa benarkah anda, sampai begitu susahnya memaafkan kesalahan orang lain..??
Ingat-ingat aja, sebelum dia melakukan kesalahan dia sering banget membuatmu senang. Jangan krn 1 masalah, kamu menghakiminya begitu aja. Dan Terlebih dia selalu memaafkanmu.

Orang yang jatuh cinta diam-diam harrus bisa melanjutkan hidupnya dalam keheningan.

Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam, hanya bisa mendo’akan, setelah capek berharap yang tidak pasti
Pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inignkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang sesungguhnya tidak kita butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka lakukan, jatuh cinta sendirian.

Yah..

Sebagai orang yang ada Cerebral Palsy, Aku hanya mau bilang bahwa yang dapat menerima seseorang yang mempunyai cerebral Palsy itu sangat sulit. Apalagi dengan aspek pembicaraan yang negatif tentang Cerebral Palsy. Lama-lama juga yang dekat sama kita, akan merasa minder dan malu, bahkan tidak mau berteman lagi..

Yang aku cemaskan adalah apakah ada yang tulus menerima kita apa adanya? dari pertemanan, percintaan maupun kekeluargaan. Dan bisa menerima kritikan-kritikan orang-orang sekitar, tanpa menurunkan penerimaan dan kepercayaan terhadap diri seseorang (CP)?

Banyak yang kulalui.. :) sesungguhnya wajar saja kalau orang ga suka sama kita.. karena kita cacat.. bahkan malu.

Dalam hal percintaan, aku rasa juga sama, kenal sudah dekat.. tapi karena hal negatif yang dilontarkan orang-orang. Maka dirinya akan merasa malu, dan meninggalkan kita (CP).

Aku rasa memang menjadi CP itu sangat susah, apalagi hidup di Indonesia dengan orang yang belum terbuka dan memandang rendah, serta diskriminasi.

Ada sedikit cerita, Aku mempunyai teman, yah namanya pertemanan pasti dengan sengaja / tidak sengaja ketemu dengan keluarganya. Waktu ketemu dengan keluarganya, aku tidak curiga sama sekali. bahkan aku menyukai mereka, karena mereka ramah-ramah. Setelah itu aku pulang ke rumah. Dan aku mendapatkan pesan dari temanku, bahwa orang tuanya dan saudaranya tidak suka sama aku. aku tanya “kenapa tidak suka?” katanya “tidak suka aja dan tidak boleh contactan lagi sama wil” “Ditanya alesannya juga tetap bilang ga suka dan tidak boleh berteman lagi sama wil” “yah kalau alesannya begitu, ga terima“. Temanku juga ga terima.. bahkan ngatur-ngatur dalam pertemanan. Aku tanya “Apakah karena wil cacat.. jadi ga suka?” “Mungkin” “Kalau mereka ga suka karena wil cacat, wil terima” “Tapi mereka hanya bilang ga suka dan ga boleh berteman lagi aja

Aku hanya merasa kenapa di depanku mereka ramah-ramah? aku menyukai mereka padahal. Tapi yang kuharapkan terbalik, Dibelakangku mereka merasa malu dan ga suka..

Yah.. Kaget banget mengetahui ini dan sedih banget seh, Ga boleh contactan dan bahkan harus melupakan aku. Rasanya sakit banget, hanya berteman tidak boleh. Dalam diri temanku tidak ada masalah sama sekali terhadap aku.

Hidup sebagai CP tidak mudah di Indonesia, sungguh.. Rasa Negatif dan Diskriminasinya masih kuat. Sedangkan, rasa keterbukaan dan kebijakan sangat minim.

Aku baru kali ini dibeginiin sama keluarga teman, bahkan ga boleh berteman lagi.

Aku hanya mau bilang setiap manusia pasti ada kekurangan dan kesalahan. Janganlah kekurangan seseorang dijadikan hukuman bahkan memandang rendah orang (sombong). Melainkan lebih baik saling membantu, agar menutupi kekurangan dan kesalahan itu.

Kepada yang CP, aku mau bilang kalau diluar sana banyak orang yang mau jadi teman kalian, bahkan membantu kalian. jangan kecil hati. Percaya saja. wil juga punya teman yg baik-baik dan selalu ada disamping wil ketika wil perlu bantuan mereka. jangan sungkan dan malu, ketika memerlukan bantuan.

Aku tetap yakin, bahwa ini semua hanya pembelajaran bagiku untuk lebih bijak kedepannya dan dapat merasakan serta mengerti kepada orang yang pernah ngalamin.

Terima kasih.

 

 

nb: Jangan Mengandalkan Penilaian Orang Lain

Alkisah suatu ketika ada seorang pelukis yang baru saja tamat dari kursus melukis. Dia menghabiskan waktu selama 3 hari untuk melukis pemandangan yang indah. Dia ingin mengetahui apa pendapat khalayak ramai mengenai keterampilannya melukis.

Dia meletakkan lukisannya itu di sebuah persimpangan jalan yang ramai. Dan dia meletakkan papan dengan tulisan yang cukup besar di bawah lukisan itu, “Saya melukis pemandangan ini. Karena saya masih baru dalam profesi ini, saya mungkin membuat beberapa kesalahan dalam coretan saya. Tolong Anda menandai kesalahan yang Anda lihat dengan tanda silang.”

Ketika dia kembali di sore harinya untuk mengambil lukisannya,dia benar-benar terkejut dan hancur semangatnya melihat seluruh kanvasnya penuh coretan dan ada beberapa orang yang bahkan menuliskan komentarnya di lukisan tersebut.

Dengan patah semangat dan putus asa dia membawa lukisan itu ke rumah gurunya dan … menangis sedih. Artis muda ini dengan sulit berkata kepada gurunya, “Saya tidak berguna. Semuanya sia-sia dan bila semua yang telah saya pelajari itu yang diperlukan untuk menjadi pelukis, saya tidak akan menjadi pelukis yang baik. Masyarakat telah menolak saya mentah-mentah. Saya merasa sepertinya lebih baik saya mati saja.”

Sang guru tersenyum dan berkata, “Anakku, aku akan membuktikan bahwa kamu adalah seniman yang hebat dan telah belajar melukis tanpa cacat. Kerjakan apa yang kukatakan kepadamu tanpa bertanya. Aku jamin.” Walaupun enggan, seniman muda ini setuju. Dua hari kemudian, di pagi hari dia membawa replica lukisan semula kepada gurunya. Sang guru menerimanya dengan gembira dan tersenyum. “Ayo, ikut aku,” kata gurunya.

Mereka sampai di persimpangan jalan yang sama, di pagi hari dan memamerkan lukisan itu di tempat yang sama. Sang guru meletakkan papan bertuliskan, “Saudara-saudara, saya melukis pemandangan ini. Oleh karena saya baru dalam profesi ini, saya mungkin telah melakukan beberapa kesalahan dalam goresan saya.

Saya menyediakan kotak berisi cat dan kuas di bawah. Saya mohon bantuan Saudara. Bila Saudara melihat ada kesalahan, silakan mengambil kuas dan mengoreksinya.” Guru dan murid ini kemudian berjalan pulang.

Keduanya kembali ke tempat yang sama sore harinya. Seniman muda ini tercengang melihat bahwa tidak satu koreksian pun yang telah dilakukan orang. Mereka meletakkan lukisan itu di sana keesokan harinya dan di sore harinya tetap tidak ada orang yang mengoreksi. Mereka melanjutkan aksi itu selama sebulan dan tetap tidak ada orang yang mengoreksi!

Inti dari cerita ini:
Orang mudah melontarkan kritik, tetapi TIDAK MAMPU UNTUK MEMPERBAIKI!
Kalau sedang menonton pertandingan olahraga di televisi, banyak orang yang berkomentar macam-macam, seakan-akan dia lebih mahir dari pemain yang bersangkutan.
Oleh karena itu jangan terbawa atau menilai diri Anda berdasarkan pada kritik orang lain dan mengalami depresi. Nilailah diri Anda sendiri.

Difficulties

Blessed are you who take time to listen to defective speech, or you help us to know that if we persevere, we can ve understood.

Blessed are you who walk with us in public places and ignore the stares of strangers, for in you companionship we find havens of relaxation.

Blessed are you that never bids u “hurry up” and more bless are you that do not snatch our tasks from our hands to do them for us, for often we need time rather than help.

Blessed are you who stand beside us as we enter new ventures, for our failures will be outweighed by times we surprise ourselves and you.

Blessed are you who ask for our help, for our greatest need is to be needed. Continue Reading »

Cerebral Palsy

Cerebral Palsy A Life beyond my control, But something I would never change, Uncertainty is but common in my brain.

The judging can go, beyond the pain And to always proving to the Young accepting me.

The need of constant power to overcome, Always having to prove “I can do it” “Don’t try to stop me”.

“I will prove to you” “I can do it” “Don’t stop me” “Or you will see”.

Cerebral Palsy is Just how life must be, A Life I will never change.

Fear is another Common strain in my brain, But yet doesn’t overpower.

Cerebral Palsy My life, But not just mine, Others too.

Many don’t feel as I do, But others Help me to feel as I do.

Thank You, You are one of those You have the power.

Thank you, You are showing The true power.

Remember You, only you Hold the power To overcome Cerebral Palsy.

Stretching

Semoga post ini bisa bermanfaat untuk melatih diri bagi yang CP maupun yang normal.

Latihan yang kujalani untuk fisik ku adalah Stretching, lalu baru Senam sedikit. Selain Stretching, bisa melatih fisik lewat Dancing (Bust-A-Move or Hip-hop Dance), Martial Arts or Senam. Tapi biasanya yang aku lakukan adalah Stretching and Senam saja, kalo dance and martial arts kadang-kadang :) . Continue Reading »

Pemeriksaan CP ku

As u know, akhir-akhir ini aku banyak meluangkan waktu untuk search tentang medical.. dan aku juga sekarang lagi ingin memajukan my life, to be a better life.. sehingga mungkin aku sedikit mengasingkan Tuhan.. >.<

Okay. i want to share my story from the beginning.. Continue Reading »

My Journey with Him

Aku ingin share gimana aku bisa mengenal God.. perjalanan bersama God. Aku juga mau tahu apakah pengalamanku ada yang sama dengan kalian.. Aku ingin cerita selengkap-lengkapnya disini.. yang kebanyakan yang telah aku share itu tidak lengkap.. mulai dari masa kecil sampai sekarang..

Note: bukan bermaksud menyombongkan diri (akan rohani), tapi emang itu yang terjadi sama aku, apa yang kurasakan..
Note: Aku tahu bahwa aku blom pulih dan aku tahu harus sharing dalam keadaan seperti ini sama aja bohong. Namun entah napa aku harus nulis ini.
Note: aku tulis ini digabung dengan diaryku dan blogku, aku ingin cerita selengkap-lengkapnya. dan juga mungkin ada beberapa tentang kehidupan ku juga.
Note: Share ini bukan aku yang sekarang..
Note: Jangan ikut-ikutan aku (see proses belajar – Point ke 4)

Rohaniku baru berumur 3 tahun bersama Tuhan. Penuh mistery dan goncangan yang sangat parah. Continue Reading »

Bagi yang blom tau tentang Cerebral palsy bisa di lihat di sini: About Cerebral Palsy.
Part 1 bisa di baca di sini: My Cerebral Palsy & The Problem Surround.

Part 2
Dalam part ini gw ingin share bagaimana / tentang: masalah (problem inside & outside), the people and the environment.
Continue Reading »

ehm.. ehm.. bagi yang blom tau tentang Cerebral Palsy bisa baca disini: About Cerebral Palsy.

Okay.. I want to share about my life in this post, i hope that after read this post, the people who live in Indonesia can open their heart to people who have difficulties. Continue Reading »

About Cerebral Palsy

For you who read this.. please open your eyes widely.. i want to share and become one of your knowledge about Cerebellar Degeneration Disease. Continue Reading »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.