Yah..
Sebagai orang yang ada Cerebral Palsy, Aku hanya mau bilang bahwa yang dapat menerima seseorang yang mempunyai cerebral Palsy itu sangat sulit. Apalagi dengan aspek pembicaraan yang negatif tentang Cerebral Palsy. Lama-lama juga yang dekat sama kita, akan merasa minder dan malu, bahkan tidak mau berteman lagi..
Yang aku cemaskan adalah apakah ada yang tulus menerima kita apa adanya? dari pertemanan, percintaan maupun kekeluargaan. Dan bisa menerima kritikan-kritikan orang-orang sekitar, tanpa menurunkan penerimaan dan kepercayaan terhadap diri seseorang (CP)?
Banyak yang kulalui..
sesungguhnya wajar saja kalau orang ga suka sama kita.. karena kita cacat.. bahkan malu.
Dalam hal percintaan, aku rasa juga sama, kenal sudah dekat.. tapi karena hal negatif yang dilontarkan orang-orang. Maka dirinya akan merasa malu, dan meninggalkan kita (CP).
Aku rasa memang menjadi CP itu sangat susah, apalagi hidup di Indonesia dengan orang yang belum terbuka dan memandang rendah, serta diskriminasi.
Ada sedikit cerita, Aku mempunyai teman, yah namanya pertemanan pasti dengan sengaja / tidak sengaja ketemu dengan keluarganya. Waktu ketemu dengan keluarganya, aku tidak curiga sama sekali. bahkan aku menyukai mereka, karena mereka ramah-ramah. Setelah itu aku pulang ke rumah. Dan aku mendapatkan pesan dari temanku, bahwa orang tuanya dan saudaranya tidak suka sama aku. aku tanya “kenapa tidak suka?” katanya “tidak suka aja dan tidak boleh contactan lagi sama wil” “Ditanya alesannya juga tetap bilang ga suka dan tidak boleh berteman lagi sama wil” “yah kalau alesannya begitu, ga terima“. Temanku juga ga terima.. bahkan ngatur-ngatur dalam pertemanan. Aku tanya “Apakah karena wil cacat.. jadi ga suka?” “Mungkin” “Kalau mereka ga suka karena wil cacat, wil terima” “Tapi mereka hanya bilang ga suka dan ga boleh berteman lagi aja“
Aku hanya merasa kenapa di depanku mereka ramah-ramah? aku menyukai mereka padahal. Tapi yang kuharapkan terbalik, Dibelakangku mereka merasa malu dan ga suka..
Yah.. Kaget banget mengetahui ini dan sedih banget seh, Ga boleh contactan dan bahkan harus melupakan aku. Rasanya sakit banget, hanya berteman tidak boleh. Dalam diri temanku tidak ada masalah sama sekali terhadap aku.
Hidup sebagai CP tidak mudah di Indonesia, sungguh.. Rasa Negatif dan Diskriminasinya masih kuat. Sedangkan, rasa keterbukaan dan kebijakan sangat minim.
Aku baru kali ini dibeginiin sama keluarga teman, bahkan ga boleh berteman lagi.
Aku hanya mau bilang setiap manusia pasti ada kekurangan dan kesalahan. Janganlah kekurangan seseorang dijadikan hukuman bahkan memandang rendah orang (sombong). Melainkan lebih baik saling membantu, agar menutupi kekurangan dan kesalahan itu.
Kepada yang CP, aku mau bilang kalau diluar sana banyak orang yang mau jadi teman kalian, bahkan membantu kalian. jangan kecil hati. Percaya saja. wil juga punya teman yg baik-baik dan selalu ada disamping wil ketika wil perlu bantuan mereka. jangan sungkan dan malu, ketika memerlukan bantuan.
Aku tetap yakin, bahwa ini semua hanya pembelajaran bagiku untuk lebih bijak kedepannya dan dapat merasakan serta mengerti kepada orang yang pernah ngalamin.
Terima kasih.

dear Will…
hari ini beberapa pasien CP ku tidak hadir untuk terapi sehingga waktu luang untuk browser ehh ketemu artikel ini, hmmm saya sangat sedih atas apa yang kamu alami dan kecewa atas perlakuan temanmu. Penderita CP seharusnya mereka dukung bukan dikucilkan walaupun saya tidak menghadapi secara langsung banyak air mata yang jatuh dari Ibu dan keluarga penyandang CP ketika memperjuangkan anak mereka memasukan sekolah bahkan tidak diterima keluarga mereka sendiri. Saya berharap will tetap kuat jika tak ada orang lain menerimamu Tuhan tetap setia Menerimamu.